Malaysia Umumkan Resmi: 1 Ramadan 2026 Kamis, Gass Puasa!

thelocal150.com, Malaysia Umumkan Resmi: 1 Ramadan 2026 Kamis, Gass Puasa! Kabar yang dinanti akhirnya datang juga. Pemerintah Malaysia menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, menandai dimulainya bulan suci bagi umat Islam di seluruh negeri. Pengumuman ini disampaikan secara resmi oleh otoritas keagamaan setelah proses rukyah dan perhitungan falak dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Keputusan tersebut langsung disambut hangat oleh masyarakat. Masjid-masjid bersiap menggelar salat tarawih perdana, pasar tradisional mulai ramai oleh warga yang berburu kebutuhan sahur dan berbuka, sementara suasana religius perlahan terasa di berbagai sudut kota maupun desa.

Penetapan Resmi oleh Otoritas Malaysia

Penentuan awal Ramadan di Malaysia berada di bawah kewenangan Jabatan Kemajuan Islam Malaysia atau JAKIM. Lembaga ini bekerja sama dengan para ahli falak dan pejabat agama negeri untuk memastikan keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah sekaligus syar’i.

Metode yang digunakan menggabungkan rukyah atau pemantauan hilal dengan perhitungan astronomi. Jika hilal terlihat atau memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, maka bulan baru dinyatakan dimulai. Jika tidak, bulan sebelumnya digenapkan menjadi 30 hari.

Proses ini dilakukan di sejumlah titik pemantauan resmi di seluruh Malaysia. Setelah hasil dihimpun dan diverifikasi, pengumuman disampaikan kepada publik melalui siaran televisi dan media daring nasional.

Peran Sultan dan Otoritas Agama

Dalam struktur keagamaan Malaysia, keputusan awal Ramadan juga terkait dengan kewenangan Raja-Raja Melayu sebagai kepala agama Islam di negeri masing-masing. Pengumuman biasanya dibacakan oleh pejabat yang ditunjuk setelah mendapat perkenan dari para Sultan.

Langkah ini menunjukkan bahwa penetapan Ramadan bukan sekadar keputusan administratif, melainkan bagian dari tata kelola keagamaan yang memiliki akar sejarah panjang di negara tersebut.

Lihat Juga  Portugal 2 Nelayan WNI baru Ditemukan Meninggal

Dampak Pengumuman bagi Masyarakat

Begitu tanggal resmi diumumkan, denyut kehidupan langsung berubah. Aktivitas sosial dan ekonomi menyesuaikan dengan ritme bulan suci.

Masjid dan Surau Mulai Ramai

Salat tarawih menjadi penanda awal Ramadan. Masjid-masjid besar di Kuala Lumpur, Putrajaya, hingga wilayah pedesaan dipenuhi jamaah dari berbagai usia. Anak-anak, remaja, hingga lansia hadir membawa semangat yang sama: menyambut bulan penuh berkah.

Suasana khusyuk terasa sejak malam pertama. Imam memimpin bacaan panjang, sementara jamaah berdiri rapat dalam barisan yang tertib. Tradisi tadarus Al-Qur’an juga kembali digalakkan setelah salat tarawih.

Pasar Ramadan dan Perputaran Ekonomi

Pasar Ramadan menjadi ikon khas setiap tahun. Di berbagai kota seperti Kuala Lumpur dan Johor Bahru, deretan tenda berwarna-warni menjajakan aneka hidangan untuk berbuka. Mulai dari nasi briyani, ayam percik, kuih-muih tradisional, hingga minuman segar yang menggoda selera.

Kehadiran pasar ini bukan hanya soal kuliner, tetapi juga sumber penghasilan bagi ribuan pedagang kecil. Banyak warga yang menunggu momen ini untuk menambah pendapatan keluarga.

Perbandingan dengan Negara Tetangga

Penetapan awal Ramadan di Asia Tenggara sering kali menjadi perhatian karena perbedaan metode dan kriteria.

Di Indonesia, keputusan biasanya diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia setelah sidang isbat yang melibatkan ormas Islam dan pakar astronomi. Sementara itu, di Brunei Darussalam dan Singapura, prosesnya juga melibatkan otoritas agama masing-masing dengan pendekatan serupa.

Perbedaan satu hari antara negara bukan hal baru. Hal ini terjadi karena faktor geografis dan standar visibilitas hilal yang berbeda. Namun, perbedaan tersebut tidak mengurangi makna Ramadan itu sendiri.

Persiapan Spiritual dan Sosial

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Bulan ini menjadi momen refleksi dan perbaikan diri.

Lihat Juga  Banjir Bandang Terjang Agam! 2 Rumah Rusak!

Meningkatkan Ibadah Harian

Banyak umat Islam memulai Ramadan dengan target pribadi. Ada yang meniatkan khatam Al-Qur’an sekali, dua kali, bahkan lebih. Ada pula yang berkomitmen memperbanyak sedekah dan menjaga lisan dari ucapan yang sia-sia.

Ramadan menjadi waktu untuk memperbaiki hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia. Kesalahan masa lalu diakui, lalu diganti dengan tekad untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Kepedulian Sosial Semakin Terasa

Malaysia Umumkan Resmi: 1 Ramadan 2026 Kamis, Gass Puasa!

Program bantuan untuk keluarga kurang mampu biasanya meningkat selama Ramadan. Masjid, lembaga zakat, dan organisasi sosial menggalang donasi dalam bentuk makanan, uang tunai, maupun paket kebutuhan pokok.

Semangat berbagi terasa lebih kuat dibanding bulan-bulan lain. Banyak perusahaan juga ikut menyalurkan bantuan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial mereka.

Tradisi Khas Ramadan di Malaysia

Setiap negara memiliki warna tersendiri dalam menyambut bulan suci, dan Malaysia tidak terkecuali.

Bubur Lambuk sebagai Simbol Kebersamaan

Bubur lambuk menjadi sajian khas yang hampir selalu hadir selama Ramadan. Makanan ini biasanya dimasak dalam jumlah besar di halaman masjid, lalu dibagikan secara gratis kepada warga sekitar.

Tradisi ini mencerminkan nilai gotong royong dan kebersamaan. Warga bergantian membantu proses memasak, dari memotong bahan hingga mengaduk bubur dalam kuali besar.

Balik Kampung Menjelang Akhir Ramadan

Menjelang Idulfitri, arus balik kampung mulai terlihat. Jalan raya dipadati kendaraan yang membawa keluarga pulang ke kampung halaman. Tradisi ini menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Malaysia.

Meski perjalanan sering memakan waktu lama, semangat untuk berkumpul bersama keluarga besar tetap menjadi prioritas.

Tantangan di Era Modern

Di tengah perkembangan teknologi dan gaya hidup cepat, menjalani Ramadan memiliki tantangan tersendiri. Waktu kerja yang padat, paparan media sosial, serta pola tidur yang berubah dapat memengaruhi kualitas ibadah.

Lihat Juga  Remaja Disabilitas baru di Lampung Diperkosa 3 Pemuda

Disiplin menjadi kunci. Mengatur jadwal tidur, membatasi konsumsi konten yang tidak bermanfaat, dan menjaga kesehatan fisik membantu menjaga stamina selama berpuasa.

Selain itu, generasi muda menghadapi distraksi yang lebih besar dibanding masa lalu. Tanpa kesadaran pribadi, Ramadan bisa berlalu tanpa perubahan berarti.

Makna Ramadan 2026 bagi Umat Islam Malaysia

Penetapan 1 Ramadan 2026 pada Kamis memberi kepastian bagi jutaan umat Islam untuk memulai ibadah secara serentak. Momentum ini memperkuat rasa persatuan dan identitas keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Ramadan selalu menjadi ruang untuk memperlambat langkah, merenungkan hidup, serta memperbaiki niat. Dalam kesibukan dunia modern, bulan suci menghadirkan jeda yang menenangkan.

Bagi banyak orang, Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia menjadi titik awal perubahan, tempat lahirnya kebiasaan baik yang diharapkan bertahan bahkan setelah bulan suci berakhir.

Kesimpulan

Malaysia resmi menetapkan 1 Ramadan 2026 jatuh pada Kamis melalui proses rukyah dan perhitungan falak yang terkoordinasi. Pengumuman ini membawa dampak luas, mulai dari aktivitas ibadah, geliat ekonomi pasar Ramadan, hingga meningkatnya kepedulian sosial.

Di tengah dinamika zaman, Ramadan tetap menjadi momen sakral yang menyatukan umat Islam dalam satu tujuan: memperbaiki diri dan memperkuat iman. Dengan persiapan matang, disiplin, dan niat yang tulus, bulan suci ini dapat menjadi titik balik menuju kehidupan yang lebih bermakna.

We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications