thelocal150 – BTS Grammy 2027 menjadi salah satu topik paling ramai dalam industri musik global. Grup asal Korea Selatan tersebut memilih tidak mengirim karya untuk mengikuti proses Grammy Awards 2027, sebuah langkah yang langsung memicu perdebatan luas.
Keputusan itu muncul setelah Recording Academy menghadirkan kategori Best Asian Pop Music Performance. BTS menilai musik seharusnya mendapat apresiasi berdasarkan kualitasnya, bukan terkotak-kotak menurut wilayah atau bahasa.
CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. akhirnya menanggapi keputusan tersebut. Ia mengaku kecewa, tetapi tetap menghormati pilihan ketujuh anggota BTS untuk tidak mengikuti proses Grammy tahun ini.
Respons itu tidak serta-merta mengakhiri perdebatan. Sebaliknya, pernyataan Recording Academy membuka diskusi yang lebih besar tentang representasi musisi Asia di panggung penghargaan internasional.
Mengapa BTS Tidak Daftar Grammy 2027?
BTS mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengirim karya untuk Grammy Awards ke-69 yang berlangsung pada 2027. Seluruh anggota menyampaikan pesan serupa melalui akun media sosial masing-masing.
RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook berharap pendengar dapat menikmati musik mereka tanpa melihat batas kawasan atau bahasa. Pernyataan tersebut memperlihatkan keberatan BTS terhadap cara industri mengelompokkan musisi Asia.
Keputusan BTS berkaitan erat dengan kehadiran kategori Best Asian Pop Music Performance. Recording Academy memperkenalkan kategori tersebut untuk memberi penghargaan kepada karya pop yang berasal dari atau populer di pasar Asia.
Kategori itu mencakup berbagai bentuk musik, termasuk K-pop, J-pop, dan C-pop. Selain itu, karya yang masuk perlu menggunakan satu atau beberapa bahasa Asia secara bermakna.
Namun, sebagian penggemar dan pengamat musik melihat masalah lain. Mereka menilai kategori tersebut berisiko menyatukan banyak budaya dan genre yang sebenarnya memiliki karakter berbeda.
Karena itu, keputusan BTS tidak hanya berkaitan dengan peluang memenangkan piala. Langkah tersebut juga membawa pesan tentang posisi musisi Asia dalam industri musik internasional.
Respons Bos Recording Academy soal BTS Grammy 2027
Harvey Mason Jr. menyatakan rasa sedih setelah mendengar keputusan BTS. Meski demikian, ia memahami sikap grup tersebut karena dirinya juga berkarier sebagai kreator musik.
Mason kemudian menegaskan bahwa Recording Academy tidak membuat kategori Asian Pop untuk memisahkan musisi Asia. Menurutnya, organisasi itu ingin menyoroti perkembangan pesat serta keragaman musik pop yang muncul dari kawasan Asia.
Ia juga menjelaskan bahwa penambahan kategori akan membuka lebih banyak ruang penghargaan. Dengan demikian, lebih banyak musisi dapat memperoleh pengakuan dari sekitar 15.000 pemilih Grammy.
Recording Academy tetap membuka kategori utama bagi semua artis. Musisi yang masuk kategori Asian Pop masih dapat bersaing dalam Album of the Year, Record of the Year, maupun Song of the Year selama memenuhi persyaratan.
Oleh sebab itu, Mason menolak anggapan bahwa kategori baru tersebut akan membatasi langkah artis Asia. Ia menilai kategori berdasarkan genre dan kategori utama dapat berjalan bersamaan.
Apa Tujuan Kategori Asian Pop Grammy?
Recording Academy ingin memakai Best Asian Pop Music Performance sebagai panggung khusus bagi perkembangan musik pop Asia. Kategori itu akan mulai hadir pada Grammy Awards 2027 bersama empat kategori baru lainnya.
Dari sudut pandang penyelenggara, kategori khusus dapat memperluas representasi. Banyak karya berkualitas sering menghadapi persaingan ketat dalam kategori pop umum yang menampung ribuan rilisan setiap tahun.
Namun, persoalan muncul ketika kategori memakai identitas geografis yang sangat luas. Asia terdiri atas banyak negara, bahasa, sejarah, dan ekosistem musik yang berbeda.
K-pop, misalnya, tidak selalu memiliki struktur industri atau karakter musik yang sama dengan J-pop. Begitu pula C-pop, musik Indonesia, pop India, hingga musik dari Asia Barat dan Asia Tenggara.
Karena itu, sejumlah pihak mempertanyakan batas kategori tersebut. Mereka ingin mengetahui apakah Grammy benar-benar memberi panggung baru atau justru menempatkan artis Asia dalam ruang terpisah.
Dua Sudut Pandang yang Saling Berhadapan
Perdebatan mengenai BTS Grammy 2027 setidaknya menghadirkan dua pandangan utama.
Pihak yang mendukung kategori Asian Pop melihat beberapa manfaat berikut:
- Membuka peluang bagi lebih banyak artis Asia.
- Memberi perhatian khusus kepada pasar musik yang berkembang cepat.
- Mengurangi dominasi musisi Barat dalam kategori pop.
- Mendorong pemilih Grammy mengenal karya dari berbagai negara.
- Memberi ruang kepada lagu berbahasa non-Inggris.
Sementara itu, pihak yang mengkritik kategori tersebut membawa kekhawatiran berbeda:
- Grammy dapat memisahkan artis berdasarkan asal wilayah.
- Satu kategori tidak cukup mewakili keragaman musik Asia.
- Musisi Asia berisiko sulit menembus kategori pop utama.
- Identitas regional dapat mengalahkan penilaian musikal.
- Kategori khusus bisa terlihat seperti bentuk penghargaan simbolis.
Kedua sisi memiliki argumen yang masuk akal. Oleh karena itu, Recording Academy perlu menjelaskan aturan, proses penempatan karya, dan jangkauan kategori secara terbuka.
BTS Membawa Isu Representasi ke Panggung Dunia
BTS memiliki posisi yang berbeda dibanding banyak grup K-pop lain. Mereka tidak hanya memiliki basis penggemar besar, tetapi juga mampu memengaruhi pembicaraan tentang industri musik global.
Ketika BTS mengambil keputusan penting, media, penggemar, label, dan pelaku industri ikut memperhatikannya. Karena itu, penolakan mereka terhadap proses Grammy 2027 memiliki dampak lebih besar daripada sekadar absennya satu artis.
Langkah tersebut mendorong publik membahas cara penghargaan musik menilai karya dari luar Amerika Serikat. Selain itu, keputusan BTS turut menyoroti tantangan yang masih dihadapi lagu non-Inggris.
Musik global telah berkembang jauh melampaui batas negara. Pendengar kini dapat menemukan lagu Korea Selatan, Jepang, Indonesia, Nigeria, Brasil, atau negara lain melalui platform yang sama.
Namun, sistem penghargaan belum tentu bergerak secepat perilaku pendengar. Dalam kondisi inilah perdebatan tentang kategori berdasarkan bahasa, wilayah, dan genre terus muncul.
Rekam Jejak BTS di Grammy Awards
BTS sebelumnya beberapa kali masuk nominasi Grammy, tetapi belum pernah membawa pulang piala. Mereka pernah bersaing dalam kategori pop serta mendapat pengakuan melalui kolaborasi dan karya visual.
Meskipun belum menang, kehadiran BTS membawa dampak penting. Mereka membantu memperluas perhatian publik Amerika Serikat terhadap K-pop dan membuka jalan bagi semakin banyak musisi Korea Selatan.
Namun, pencapaian komersial tidak otomatis menghasilkan kemenangan dalam penghargaan. Grammy memakai sistem pemungutan suara yang melibatkan para kreator musik dalam keanggotaan Recording Academy.
Setiap tahun, Recording Academy dapat menerima lebih dari 20.000 karya. Tim penghargaan kemudian memeriksa kelayakan setiap karya sebelum anggota pemilih menentukan nominasi dan pemenang.
Dengan proses tersebut, label atau pihak yang memenuhi syarat harus lebih dahulu mengirim karya. Artis yang tidak mengikuti tahap pengajuan tidak akan muncul dalam surat suara Grammy.
Album ARIRANG Tidak Masuk Proses Grammy
Keputusan BTS berarti album comeback mereka, ARIRANG, tidak akan mengikuti proses Grammy Awards 2027. BTS merilis album tersebut pada 20 Maret 2026 setelah masa jeda grup yang berkaitan dengan kewajiban militer para anggotanya.
ARIRANG kemudian memuncaki Billboard 200 selama dua pekan berturut-turut. Pencapaian itu mencatat rekor baru bagi artis K-pop menurut laporan Reuters.
Album tersebut memiliki peluang kuat untuk menarik perhatian pemilih Grammy jika BTS memilih mengajukannya. Namun, grup itu tampaknya lebih mengutamakan pesan tentang pengakuan setara dalam industri musik.
Keputusan ini juga membuktikan bahwa tidak semua artis melihat penghargaan sebagai tujuan utama. Dalam beberapa kasus, artis menggunakan ketidakhadirannya untuk menyampaikan kritik terhadap sistem.
Meski begitu, BTS belum menyatakan bahwa mereka akan meninggalkan Grammy selamanya. Keputusan yang mereka sampaikan secara khusus berkaitan dengan proses penghargaan tahun ini.
Bagaimana Proses Grammy Awards 2027 Berjalan?
Recording Academy membuka Online Entry Process Grammy 2027 pada 7 Juli 2026. Periode pengajuan karya akan berakhir pada 21 Agustus 2026.
Hanya anggota Recording Academy dan perusahaan media terdaftar yang dapat mengirim karya. Setelah itu, tim penghargaan memeriksa kelayakan serta menempatkan karya dalam kategori yang tepat.
Pemungutan suara tahap pertama berlangsung pada Oktober 2026. Recording Academy kemudian menjadwalkan pengumuman nominasi pada 16 November 2026.
Selanjutnya, anggota pemilih mengikuti putaran final mulai Desember 2026 hingga awal Januari 2027. Grammy Awards ke-69 akan berlangsung pada 7 Februari 2027 di Los Angeles.
Karena BTS tidak mengirim karya, nama mereka tidak akan masuk proses tersebut. Dengan kata lain, mereka tidak dapat memperoleh nominasi meskipun album dan lagunya memenuhi periode kelayakan.
Dampak Keputusan BTS bagi Grammy
Absennya BTS berpotensi mengurangi perhatian sebagian penggemar K-pop terhadap Grammy Awards 2027. ARMY memiliki jaringan global yang aktif dan mampu mendorong percakapan besar di media sosial.
Namun, dampak terpenting mungkin muncul dalam jangka panjang. Recording Academy kini menghadapi tuntutan untuk membuktikan bahwa kategori Asian Pop benar-benar memperluas kesempatan.
Organisasi itu juga perlu memastikan artis Asia tetap memiliki jalur nyata menuju kategori utama. Tanpa langkah tersebut, kritik tentang pemisahan akan terus muncul.
Di sisi lain, kategori baru dapat menjadi titik awal yang positif apabila Recording Academy menjalankannya secara transparan. Kategori tersebut dapat memperkenalkan lebih banyak artis Asia kepada anggota pemilih dan penonton global.
Hasil akhirnya bergantung pada pelaksanaan. Publik akan menilai siapa yang masuk nominasi, bagaimana karya ditempatkan, serta apakah musisi Asia tetap mendapat perhatian dalam kategori umum.
Kesimpulan
Kontroversi BTS Grammy 2027 memperlihatkan benturan antara niat memperluas representasi dan kekhawatiran terhadap pengelompokan berdasarkan wilayah. Recording Academy menyatakan kategori Asian Pop bertujuan memberi sorotan lebih luas, bukan membatasi artis Asia.
Namun, BTS memilih menyampaikan sikap berbeda. Mereka ingin musik mendapat penilaian tanpa batas geografis maupun bahasa.
Perdebatan ini kemungkinan tidak berhenti setelah Grammy Awards 2027 selesai. Sebaliknya, keputusan BTS dapat mendorong penyelenggara penghargaan untuk meninjau kembali cara mereka mengakui musik global.
